- Bukti Meritokrasi di Sepak Bola!

AGEN BOLA - Atalanta menembus final Liga Europa musim 2023/2024. Di mata sang pelatih, Gian Piero Gasperini, sukses ini adalah bukti bahwa adanya meritokrasi di sepak bola.

Atalanta melaju ke final Liga Europa usai menyisihkan Marseille di semifinal. La Dea bermain imbang 1-1 pada leg pertama di markas Marseille. Pada leg kedua di Bergamo, Atalanta menang 3-0.

Lolos ke final, Atalanta akan berhadapan dengan Bayer Leverkusen. Ini bukan laga yang mudah. Sebab, Atalanta harus bersua lawan yang belum pernah merasakan kekalahan pada musim 2023/2024. Meskipun begitu, bukan berarti Atalanta tidak punya peluang menang. Atalanta telah memberi bukti bahwa perjalanan mereka ke final sangat berat. Atalanta memang layak ke final. Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.

Meritokrasi Sepak Bola

Atalanta bukan unggulan utama Liga Europa musim 2023/2024. Bahkan, ketika lolos ke babak gugur, La Dea tetap tidak dilihat sebagai unggulan. Mereka kalah tenar dari Liverpool, AC Milan, maupun West Ham.

Bahkan, ketika berjumpa Liverpool pada babak 8 Besar, Atalanta diprediksi bakal kerepotan. Namun, membalikkan semua prediksi, Gianluca Scamacca tampil apik dan membawa Atalanta menang 3-0 di Anfield.

"Saya pikir Final akan menjadi peristiwa bersejarah dan bagi klub seperti kami ini sungguh luar biasa, namun ini menjadi pertanda baik bagi semua orang," ucap Gian Piero Gasperini.

"Sepak bola adalah sistem meritokrasi dan itulah yang membuat permainan ini indah, bukan karena Anda mewarisi hak genetik melalui garis keturunan Anda," sambung pelatih 66 tahun.

DNA Sepak Bola Atalanta

Atalanta adalah kuda hitam. Namun, La Dea punya identitas yang jelas soal gaya bermain. Gasperini sangat konsisten dengan gaya bermain menyerang. Walau komposisi pemain acap kali berganti, gaya bermain Atalanta tak berubah.

"Ini adalah DNA kami, kami punya segalanya yang diperlukan untuk memainkan permainan menyerang dengan trisula dan penyerang murni," ucap Gasperini.

Atalanta punya Gianluca Scamacca, Ademola Lookman, dan Charles De Ketelaere di lini depan. Scamacca telah mencetak enam gol di Liga Europa. Sementara, Lookman dan De Ketelaere telah membuat dua gol. Performa mereka sangat bagus.

SUPPORT IOS & ANDROID

24 JAM CUSTOMER SERVICE ONLINE

Bryan Santoso

Whatsapp : +6282297409963

Agen SBOBET | Agen IBCBET | Agen 338A Casino | Agen ISIN4D